Nakama Creative Lab

Sistem Tim

Membangun sistem sosmed yang bisa diulang — tim & peran, workflow, SOP & standar, sampai KPI & pengukuran.

5 bab · 24 materi · gratis

Bab 1

Kenapa Sosmed Butuh Sistem

  1. 1Apa itu "sistem" dalam sosmed (dan kenapa kerja rame-rame belum tentu sistem)Sistem dalam sosmed adalah cara kerja yang sudah disepakati supaya hasilnya bisa diulang, lebih dari sekadar banyak orang yang sibuk.
  2. 2Beda kerja berdasarkan orang vs berdasarkan sistemKerja berbasis orang bergantung pada siapa yang ngerjain, kerja berbasis sistem bergantung pada cara kerja yang sudah ditetapkan.
  3. 3Tanda-tanda tim sosmed yang jalan tanpa sistemBeberapa gejala umum yang menandakan sebuah tim sosmed bekerja tanpa sistem, dari konten dadakan sampai revisi berulang tanpa ujung.
  4. 4Kenapa sistem bikin orang yang beda-beda bisa hasilkan output yang konsistenKonsistensi datang dari patokan dan cara kerja yang sama, lepas dari harapan semua orang punya selera dan skill yang seragam.
  5. 5Sistem itu bukan ribet: sederhana dulu, rapi kemudianSistem yang baik dimulai dari yang sederhana dan benar-benar dipakai, lalu dirapikan seiring tim berkembang.

Bab 2

Tim & Peran

  1. 1Fungsi-fungsi yang selalu ada di sosmed (walau timnya cuma 1 orang)Ada sekumpulan fungsi yang selalu muncul dalam kerja sosmed, dan fungsi-fungsi itu tetap ada walau dikerjakan satu orang.
  2. 2Beda "fungsi" dan "orang": satu orang bisa pegang beberapa fungsiMemahami bahwa fungsi bisa dipisah dari orang membantu menyusun tim sesuai jumlah dan skill yang tersedia.
  3. 3Cara baca: tim kekurangan orang atau cuma kurang jelas pembagiannyaBanyak tim merasa kurang orang padahal masalahnya pembagian peran yang nggak jelas, dan dua hal ini perlu dibedakan sebelum merekrut.
  4. 4Kenapa peran yang nggak jelas bikin kerjaan tabrakan atau ada yang kelewatPeran yang kabur menciptakan dua masalah sekaligus: pekerjaan yang dikerjakan dobel dan pekerjaan yang tidak dikerjakan siapa pun.

Bab 3

Workflow (Alur Kerja)

  1. 1Apa itu workflow dan kenapa "ngerjain aja" sering bikin molorWorkflow adalah urutan langkah yang disepakati dari satu konten dimulai sampai selesai, dan ketiadaannya bikin pekerjaan sering molor.
  2. 2Alur dasar konten: dari ide sampai tayang dan dievaluasiAlur dasar produksi konten punya tahapan yang bisa dikenali, dari ide, produksi, review, tayang, sampai evaluasi.
  3. 3Handoff: titik rawan saat kerjaan pindah tanganHandoff adalah momen pekerjaan berpindah dari satu orang ke orang lain, dan momen ini sering jadi titik paling rawan dalam alur kerja.
  4. 4Approval: siapa nentuin "ini boleh tayang"Approval adalah titik keputusan apakah sebuah konten layak tayang, dan kejelasan siapa yang memutuskan mencegah konten mandek atau lolos sembarangan.
  5. 5Kenapa alur yang sama bisa beda buat konten harian vs campaignKonten rutin harian dan konten campaign besar butuh alur yang berbeda kelengkapannya, dan menyamakan keduanya menciptakan masalah di salah satunya.

Bab 4

SOP & Standar

  1. 1Apa itu SOP (dan kenapa beda sama peraturan kaku)SOP adalah panduan langkah kerja yang membantu hasil konsisten, dan fungsinya berbeda dari peraturan yang sekadar membatasi.
  2. 2SOP yang dipakai vs SOP yang cuma jadi dokumenSOP hanya berguna kalau dipakai sehari-hari, dan banyak SOP gagal karena terlalu panjang, sulit diakses, atau tidak pernah diperbarui.
  3. 3Quality standard: cara tahu sebuah output "layak tayang"Quality standard adalah patokan yang disepakati untuk menilai apakah sebuah konten layak tayang, supaya penilaian tidak bergantung selera masing-masing.
  4. 4Checklist sederhana sebagai gerbang sebelum publishChecklist singkat sebelum publish berfungsi sebagai gerbang terakhir yang mencegah kesalahan kecil lolos ke publik.
  5. 5Onboarding: cara orang baru langsung tahu harus ngapainOnboarding yang baik membuat orang baru cepat produktif dengan memberi akses ke cara kerja, patokan, dan contoh yang sudah ada, supaya mereka berhenti menebak.

Bab 5

KPI & Pengukuran

  1. 1Apa itu KPI (dan kenapa "yang penting rame" itu bukan KPI)KPI adalah angka pilihan yang menunjukkan apakah kerja sosmed berjalan ke arah tujuan, dan bedanya dengan sekadar mengejar keramaian.
  2. 2Beda metrik yang keliatan vs metrik yang pentingMetrik yang paling mudah dilihat seperti like belum tentu metrik yang paling penting, dan membedakan keduanya mencegah salah fokus.
  3. 3KPI nyambung ke tujuan: kenapa angka harus ada artinyaKPI hanya berguna kalau tersambung ke tujuan, dan satu tujuan yang sama bisa menuntut KPI yang berbeda di tiap bisnis.
  4. 4Cadence: kapan ngecek harian, mingguan, bulananTiap angka punya ritme pengecekan yang pas, dan ngecek terlalu sering atau terlalu jarang sama-sama bikin keputusan meleset.
  5. 5Kenapa tim, alur, SOP, dan KPI harus nyambung (dan sistem itu hidup)Elemen-elemen sistem hanya berdaya kalau saling tersambung, dan sistem yang sehat ikut berkembang seiring tim bertumbuh.