Bab 2 · Tim & Peran
Beda "fungsi" dan "orang": satu orang bisa pegang beberapa fungsi
Pertanyaan "butuh berapa orang" sering salah dijawab karena orang nyampur fungsi sama jumlah kepala.
Banyak yang langsung mikir satu fungsi sama dengan satu orang. Jadi kalau ada delapan fungsi, mereka pikir butuh delapan orang. Padahal nggak gitu. Fungsi itu jenis pekerjaan. Orang itu yang ngerjain. Satu orang bisa pegang beberapa fungsi sekaligus, tergantung beban dan kemampuannya.
Di tim kecil, penggabungan fungsi itu wajar dan justru efisien. Satu orang bisa pegang riset sekaligus nyusun ide, karena dua hal itu nyambung. Orang lain pegang nulis caption sekaligus bales komen. Satu lagi pegang visual dan edit. Tiga orang, delapan fungsi, dan semuanya kepegang. Yang penting jelas siapa megang fungsi yang mana, supaya nggak ada yang ngambang.
Seiring tim tumbuh dan beban tiap fungsi makin berat, baru fungsi dipisah ke orang berbeda. Yang tadinya satu orang pegang nulis dan bales komen, pas chat masuk makin banyak, bales komen dipindah ke orang khusus. Pemisahan terjadi karena beban yang makin berat, murni soal kapasitas. Tim yang sehat menambah orang saat memang ada fungsi yang kelebihan beban, murni karena kapasitas sudah penuh.
Cara mikir yang lebih sehat: mulai dari daftar fungsi yang harus dikerjain, lalu sebar ke jumlah orang yang ada. Bukan mulai dari "kita punya berapa orang" lalu bingung mereka ngapain. Fungsi dulu, orang kemudian.
Analogi: Acara nikahan yang diurus panitia kecil. Ada fungsi terima tamu, jaga buku tamu, atur konsumsi, dan urus dokumentasi. Kalau panitianya cuma empat orang, satu orang bisa pegang dua fungsi yang berdekatan. Yang terima tamu sekalian jaga buku tamu. Nggak perlu delapan orang untuk delapan tugas. Yang penting tiap tugas ada penanggung jawabnya yang jelas.
Studi Kasus: Bengkel Motor Jaya
Bengkel Motor Jaya mau mulai serius di sosmed dan owner-nya bingung, katanya butuh tim besar. Setelah didata, fungsi yang dibutuhin ada tujuh. Tapi volume kontennya cuma tiga post seminggu. Ternyata dua orang cukup. Satu pegang riset, ide, dan nulis, karena tiga itu nyambung dan bebannya masih ringan di volume segitu. Satu lagi pegang foto, edit, dan upload. Bales komen dibagi berdua sesuai jam senggang. Tujuh fungsi, dua orang, beres. Owner-nya kaget ternyata nggak perlu rekrut banyak. Dia cuma perlu tahu fungsinya apa saja dan sebar dengan jelas.
Coba Sekarang
Ambil daftar fungsi yang sudah kamu buat sebelumnya. Sekarang di sebelahnya, tulis nama orang yang ada di tim kamu, lalu pasangkan. Fungsi mana dipegang siapa. Kalau ada fungsi yang nggak kebagian nama, itu fungsi yang ngambang dan perlu kamu putusin mau dititipin ke siapa. Kalau ada satu orang kebanyakan fungsi sampai keteteran, itu sinyal fungsi perlu disebar ulang atau nambah orang.
Takeaway
- Fungsi itu jenis pekerjaan, orang itu yang ngerjain. Satu orang bisa pegang beberapa fungsi.
- Di tim kecil, menggabung fungsi yang berdekatan itu wajar dan efisien.
- Susun tim dari fungsi dulu, baru sebar ke orang yang ada. Bukan sebaliknya.

