Nakama Creative Lab

Copywriting & Scriptwriting

Menulis yang menggerakkan: dari mindset copywriting, hook, menyusun isi, sampai menutup dengan aksi — plus dasar scriptwriting video pendek.

6 bab · 24 materi · gratis

Bab 1

Pondasi Mindset Copywriting

Apa itu copywriting, dan kenapa caption bagus belum tentu menggerakkan.

  1. 1Apa itu copywriting (dan kenapa nulis caption bagus belum tentu copywriting)Copywriting itu nulis untuk menggerakkan orang. Tulisan yang enak dibaca belum tentu masuk kategori ini, dan di sini bedanya.
  2. 2Beda nulis indah dan nulis yang menggerakkanTulisan indah mengejar kekaguman pembaca. Tulisan yang menggerakkan mengejar aksi pembaca. Keduanya butuh keahlian beda.
  3. 3Satu konten, satu tujuan: kenapa konten yang mau ngomong semua malah nggak kedengeranKonten yang nyoba nyampein lima pesan sekaligus biasanya nggak ada satu pun yang nyangkut. Satu konten, satu tujuan.
  4. 4Kenal audiens dulu sebelum nulis satu kata punCopy yang bagus dimulai dari paham siapa yang baca. Tulis dulu tanpa kenal audiens, hasilnya nembak ke mana-mana.
  5. 5Jualan tanpa terdengar jualan: dasar soft sellingOrang benci dijualin, tapi suka beli. Soft selling itu ngebantu orang ngerasa pengen, tanpa ngerasa dipaksa.

Bab 2

Hook: Pintu Masuk Semua Konten

Tiga detik pertama: bikin orang berhenti scroll.

  1. 1Apa itu hook dan kenapa 3 detik pertama menentukan segalanyaHook itu bagian pembuka yang nentuin orang lanjut baca atau scroll pergi. Tanpa hook yang kena, sisi konten sebagus apa pun nggak kebaca.
  2. 2Tiga gerbang emosi: masuk lewat yang dialami, dirasakan, atau dipikirkanHook yang kena selalu masuk lewat salah satu dari tiga pintu: apa yang audiens alami, rasakan, atau pikirkan. Ini cara Nakama memetakan hook.
  3. 3Kesalahan hook paling umum yang bikin orang langsung scrollKebanyakan hook gagal karena empat kesalahan yang sama dan berulang. Kenali polanya, dan pembukamu langsung naik kelas.
  4. 4Hook untuk teks (caption) vs hook untuk video, apa bedanyaHook teks dibaca, hook video dilihat dan didengar. Cara kerjanya beda, dan ngerti bedanya bikin pembukamu lebih pas di tiap format.

Bab 3

Menyusun Isi yang Nyantol

Menata isi konten biar enak diikuti dan nempel.

  1. 1Satu paragraf satu ide: dasar bikin tulisan yang gampang dicernaParagraf yang numpuk banyak ide bikin pembaca capek dan nyerah di tengah. Satu paragraf, satu ide, dan tulisanmu langsung enak dicerna.
  2. 2Urutan itu penting: kenapa poin kuat jangan ditaruh di akhirBanyak orang nyimpen poin terkuatnya di akhir biar jadi penutup megah. Sayangnya di sosmed, kebanyakan pembaca udah kabur sebelum sampai sana.
  3. 3Tunjukkan, jangan cuma bilang: dasar show don't tellBilang produkmu bagus itu gampang dan murah. Nunjukkin kenapa bagus lewat detail konkret jauh lebih dipercaya. Ini dasar show don't tell.
  4. 4Bahasa audiens: nulis pakai kata yang mereka pakai sehari-hariCopy yang kena pakai kata yang udah ada di kepala audiens, ketimbang kata yang cuma kedengaran keren buat brand. Ini soal nulis pakai bahasa mereka.
  5. 5Spesifik mengalahkan umum: kenapa angka dan detail lebih nempelKalimat umum masuk kuping kiri keluar kuping kanan. Detail spesifik dan angka konkret nempel di kepala dan lebih dipercaya.

Bab 4

Menutup dengan Aksi

Penutup yang bikin orang komen, simpan, atau bagikan.

  1. 1Beda CTA (nyuruh) dan trigger (bikin gerak sendiri)Nyuruh orang komen dan share itu cara lama yang makin diabaikan. Nakama pegang prinsip: yang menggerakkan orang itu trigger psikologis, dan perintah doang nggak cukup. Ini dasar Trigger to Action.
  2. 2Dasar bikin penutup yang bikin orang komen, simpan, atau bagikanTiga aksi paling dasar di sosmed (komen, simpan, bagikan) lahir dari dorongan yang beda-beda. Ngerti dorongannya bikin penutupmu lebih pas sasaran.
  3. 3Satu konten satu aksi: jangan minta orang ngelakuin lima hal sekaligusPenutup yang minta orang ngelakuin banyak hal sekaligus malah bikin mereka nggak ngelakuin satu pun. Satu konten, satu aksi yang jelas.

Bab 5

Pondasi Scriptwriting Video Pendek

Menulis untuk diucapkan: struktur & hook script video pendek.

  1. 1Beda nulis untuk dibaca dan nulis untuk diucapkanScript video itu beda dari caption yang sekadar dibacain. Tulisan yang enak dibaca sering kaku pas diucapkan. Ini bedanya, dan kenapa penting.
  2. 2Struktur dasar script video pendek: buka, isi, tutupVideo pendek yang nyantol punya tiga bagian dengan tugas masing-masing: buka yang nahan, isi yang ngasih, tutup yang ngarahin. Ini kerangka paling dasarnya.
  3. 3Hook di video: detik pertama yang nahan orang biar nggak skipDi video pendek, detik pertama nentuin segalanya. Hook video kerja di kata, gambar, dan teks layar sekaligus, dan tiga-tiganya harus saling dukung.
  4. 4Nulis script yang kedengeran ngomong, jauh dari kesan baca teksScript yang bagus kedengaran kayak orang ngobrol, jauh dari kesan ngebacain naskah. Ada beberapa cara sederhana buat bikin tulisanmu terdengar lebih natural pas diucapkan.

Bab 6

Bikin Tulisan Terasa Manusiawi

Menghindari tulisan yang kerasa AI; ritme & baca ulang.

  1. 1Ciri-ciri tulisan yang kerasa AI dan cara ngehindarinyaPembaca makin gampang ngerasa tulisan ditulis AI, dan begitu ngerasa gitu, kepercayaan turun. Kenali ciri-cirinya biar tulisanmu tetap kerasa manusia.
  2. 2Ritme kalimat: kenapa panjang-pendek bikin tulisan enak dibacaTulisan yang semua kalimatnya sama panjang kerasa datar dan bikin ngantuk. Variasi panjang kalimat bikin tulisan punya ritme yang enak diikutin.
  3. 3Baca ulang dengan suara keras: cara paling gampang ngecek tulisanSatu kebiasaan sederhana yang naikin kualitas tulisan lebih dari teknik apa pun: baca keras-keras sebelum posting. Telinga nangkep yang mata lewatin.