Nakama Creative Lab

Bab 3 · Workflow (Alur Kerja)

Alur dasar konten: dari ide sampai tayang dan dievaluasi

Hampir semua konten sosmed lewat jalur yang sama. Begitu kamu hapal jalurnya, kerja jadi jauh lebih tenang.


Walau tiap tim punya gaya sendiri, alur dasar produksi konten itu mirip di mana-mana. Ada beberapa tahap yang hampir selalu muncul. Mengenali tahap ini ngebantu kamu tahu konten kamu sekarang lagi di mana, dan langkah berikutnya apa.

Tahap pertama, ide. Nentuin mau bikin konten apa, ngomongin apa, buat siapa. Idealnya ide ini nyambung ke rencana yang lebih besar, lahir dari arah yang sudah ditentukan.

Tahap kedua, produksi. Ide tadi diwujudkan. Caption ditulis, foto atau video dibikin, desain dirancang. Ini tahap yang paling kelihatan "kerja", padahal cuma satu bagian dari keseluruhan.

Tahap ketiga, review. Hasil produksi dicek dulu sebelum tayang. Apakah sudah sesuai brand, sudah betul tulisannya, sudah layak. Tahap ini sering diskip waktu lagi buru-buru, dan di situlah salah ketik atau konten setengah jadi lolos ke publik.

Tahap keempat, tayang. Konten diupload di waktu yang sudah direncanakan. Bukan asal kapan sempat, tapi di jam yang memang dipilih.

Tahap kelima, evaluasi. Setelah tayang, dilihat hasilnya. Rame atau enggak, kenapa, dan apa yang bisa dipelajari buat konten berikutnya. Tahap ini yang paling sering hilang, padahal dari sinilah tim jadi makin pintar tiap minggu.

Analogi: Masak buat acara keluarga. Mikir mau masak apa (ide), belanja dan masak (produksi), cicipin sebelum disajiin (review), naruh di meja makan pas tamu datang (tayang), lalu lihat masakan mana yang ludes dan mana yang sisa (evaluasi). Yang sering dilupa orang itu tahap terakhir. Padahal dari situ kamu tahu lebaran depan mau masak apa lagi.

Studi Kasus: Toko Tanaman Hijau

Hijau, toko tanaman hias, dulu cuma jalan sampai tahap tayang. Mereka punya ide, bikin, upload. Selesai. Nggak pernah lihat hasil. Tiap bulan mereka ngulang jenis konten yang sama tanpa tahu mana yang sebenarnya disukai followers. Pas mereka mulai nambah tahap evaluasi, walau cuma lihat sekali seminggu konten mana yang paling banyak disimpan orang, mereka nemu pola. Ternyata konten tips perawatan jauh lebih disukai daripada konten promo. Bulan berikutnya mereka perbanyak tips, dan interaksi naik. Tahap yang dulu mereka lewati ternyata kunci buat jadi lebih pintar.

Coba Sekarang

Gambar lima tahap ini di selembar kertas atau catatan: ide, produksi, review, tayang, evaluasi. Untuk akun kamu, kasih tanda tahap mana yang sudah jalan rutin dan tahap mana yang sering kelewat. Buat kebanyakan tim pemula, dua yang sering bolong itu review dan evaluasi. Pilih satu yang bolong, dan coba jalanin minggu ini untuk satu konten saja.

Takeaway

  • Alur dasar konten punya lima tahap yang hampir selalu muncul: ide, produksi, review, tayang, evaluasi.
  • Tahap produksi paling kelihatan "kerja", padahal cuma satu bagian dari keseluruhan.
  • Review dan evaluasi paling sering hilang, padahal di situlah tim menjaga kualitas dan jadi makin pintar.