Nakama Creative Lab

Bab 3 · Dari Mana Ide Datang

Memisahkan topik, angle, dan hook

"Mau bikin konten tentang apa" itu baru sepertiga pekerjaan. Dua pertiga sisanya yang bikin beda.


Banyak orang berhenti di "mau bikin konten tentang apa" lalu langsung produksi. Hasilnya sering datar, karena satu ide konten sebenarnya punya tiga lapisan, dan kebanyakan orang cuma mengerjakan satu. Tiga lapisan itu topik, angle, dan hook. Memisahkannya bikin kontenmu jauh lebih tajam.

Topik adalah pokok bahasannya, hal besar yang mau kamu omongin. Misalnya "cara merawat sepatu kulit". Topik itu penting tapi masih luas dan dimiliki banyak orang. Berhenti di topik bikin kontenmu sama seperti semua konten lain yang membahas hal yang sama.

Angle adalah sudut khusus yang kamu ambil dari topik itu. Dari topik merawat sepatu kulit, angle-nya bisa "kesalahan merawat sepatu yang justru bikin cepat rusak". Angle membuat topik yang umum jadi spesifik dan punya sudut pandang. Hook adalah kalimat atau adegan pembuka yang bikin orang berhenti scroll, misalnya "kebiasaan ini diam-diam merusak sepatu kesayanganmu". Topik menentukan isi, angle menentukan sudut, hook menentukan apakah orang berhenti untuk menontonnya.

Analogi: Bayangin masak ayam. Topik itu "ayam", bahan dasarnya. Angle itu mau dimasak jadi apa, digoreng kremes atau dibakar bumbu rujak. Hook itu aroma yang tercium dari dapur yang bikin orang penasaran mau nyobain. Bahan yang sama bisa jadi banyak masakan yang menggugah, tergantung angle dan hook-nya.

Studi Kasus: Kopi Susu Gula Aren Manis

Kopi Susu Gula Aren Manis selalu bikin konten dengan topik "kopi susu enak", dan kontennya tenggelam karena ribuan kedai mengangkat topik yang sama persis. Pemiliknya bingung kenapa nggak menonjol padahal produknya enak.

Dia lalu memisahkan tiga lapisan. Topiknya tetap kopi susu gula aren. Tapi dia memilih angle yang jarang diambil: kenapa gula aren asli rasanya beda dari sirup gula aren yang dipakai kebanyakan kedai. Untuk hook, dia membuka dengan menunjukkan dua gelas yang terlihat sama lalu bertanya mana yang pakai gula aren asli. Topik yang tadinya generik kini jadi konten yang punya sudut dan bikin penasaran, semua karena angle dan hook-nya digarap, bukan cuma topiknya.

Coba Sekarang

Ambil satu topik kontenmu. Tulis tiga angle berbeda yang bisa diambil dari topik itu, masing-masing dengan sudut pandang yang khas. Pilih satu angle, lalu tulis satu kalimat hook pembuka untuknya. Bandingkan dengan kontenmu yang biasanya berhenti di topik saja.

Takeaway

  • Satu ide konten punya tiga lapisan: topik, angle, dan hook.
  • Topik menentukan isi, angle menentukan sudut pandang, hook menentukan apakah orang berhenti menonton.
  • Berhenti di topik bikin konten generik, sedangkan menggarap angle dan hook bikin konten tajam.