Bab 3 · Riset Kompetitor
Cara Ngintip Kompetitor Tanpa Cuma 'Follow Terus Scroll'
Kamu bisa follow 20 kompetitor dan tetap nggak tahu apa-apa soal mereka, kalau yang kamu lakukan cuma lihat postingan mereka lewat di feed.
Banyak yang ngira riset kompetitor itu artinya "follow akun pesaing biar tahu mereka ngapain". Padahal mem-follow cuma bikin konten mereka numpang lewat di feed-mu, tercampur sama konten lain, tanpa kamu beneran memeriksanya. Itu pasif. Riset kompetitor itu aktif. Kamu sengaja datang ke akun mereka dengan pertanyaan, dan memeriksa untuk menjawabnya.
Bedanya ada di niat dan fokus. Scrolling pasif bunyinya "oh dia posting ini, lucu juga". Riset aktif bunyinya "aku mau tahu, jenis konten mana dari kompetitor ini yang paling banyak dapat respons, dan apa yang beda dari konten mereka yang sepi?". Pertanyaan kedua itu maksa kamu buka profil mereka sengaja, lihat banyak konten sekaligus, dan bandingin. Itu baru menghasilkan sesuatu. Follow boleh saja. Tapi follow bukan metodenya. Pertanyaannya yang jadi metode.
Analogi: Bedanya kayak nonton pertandingan tim lawan sambil santai vs nonton sambil nyatat. Penonton biasa nikmatin jalannya laga. Pelatih lawan nyatat: formasi mereka apa, siapa yang lemah saat ditekan, pola serangan dari sisi mana. Dua-duanya nonton bola yang sama. Cuma satu yang pulang bawa strategi.
Studi Kasus: Apotek Sehat Selalu
Apotek Sehat Selalu, apotek lokal yang mulai aktif di sosmed, udah lama follow beberapa apotek online besar tapi ngerasa nggak dapat pelajaran apa-apa. Mereka ubah pendekatan. Daripada nunggu konten lewat di feed, mereka datangi langsung satu profil kompetitor dengan satu pertanyaan: "konten jenis apa yang paling sering mereka posting, dan jenis mana yang paling rame?" Mereka buka grid profil itu, lihat 30 konten terakhir sekaligus. Ketahuan: kompetitor itu jarang jualan langsung, mayoritas kontennya jawab pertanyaan kesehatan sehari-hari, dan justru itu yang paling rame. Temuan ini nggak bakal kelihatan dari feed acak. Cuma kelihatan saat mereka datang sengaja dengan pertanyaan dan lihat polanya utuh.
Coba Sekarang
Pilih satu kompetitor. Jangan lewat feed, buka langsung profilnya. Bawa satu pertanyaan, misalnya "3 jenis konten apa yang paling sering dia buat?". Lihat 15 sampai 20 konten terakhirnya sekaligus dalam tampilan grid, dan jawab pertanyaanmu. Begitu kejawab, selesai. Itu satu sesi riset kompetitor, beda total dari sekadar nge-follow.
Takeaway
- Mem-follow itu pasif. Riset kompetitor itu aktif, dan mulai dari pertanyaan.
- Datangi profil mereka sengaja dan lihat banyak konten sekaligus, jangan tunggu lewat di feed.
- Pertanyaan spesifik yang misahin riset dari sekadar mengamati pesaing.

