Nakama Creative Lab

Bab 3 · Membaca Data Secara Runut

Ranking yang jujur: bukan sekadar urut dari angka terbesar

Mengurutkan konten dari views terbesar ke terkecil itu gampang dan terasa seperti analisis. Tapi ranking satu metrik sering menyembunyikan juara yang sebenarnya.


Kalau kamu cuma urutkan berdasarkan views, konten dengan views tertinggi otomatis naik podium. Padahal mungkin konten itu views-nya tinggi tapi tidak ada yang menyimpan, tidak ada yang share, orang cuma lewat. Sementara di posisi tengah ada konten yang views-nya sedang tapi saves-nya meledak, tanda konten itu dianggap sangat berharga. Ranking satu metrik akan mengubur juara sesungguhnya di tengah daftar.

Ranking yang jujur melihat beberapa metrik sekaligus. Untuk pemula, cukup lihat dua atau tiga: views untuk jangkauan, lalu saves atau share untuk nilai. Sebuah konten yang muncul di posisi atas pada beberapa metrik sekaligus itu juara yang sebenarnya. Sementara konten yang cuma menang di satu metrik perlu kamu lihat lebih hati-hati sebelum dijadikan contoh. Tujuan ranking sebenarnya sederhana: menemukan konten mana yang layak kamu pelajari polanya. Menyusun daftar juara hanya alat untuk sampai ke sana.

Analogi: Memilih siswa terbaik cuma dari nilai matematika itu pincang. Anak yang jago matematika tapi nol di semua pelajaran lain belum tentu yang terbaik secara keseluruhan. Rapor melihat banyak mata pelajaran karena satu nilai tidak menggambarkan keseluruhan. Ranking konten yang adil juga begitu.

Studi Kasus: Rasa Nusantara

Rasa Nusantara, katering makanan tradisional, selalu menobatkan konten dengan views tertinggi sebagai "konten terbaik bulan ini" dan menirunya. Tiruan itu jarang sesukses aslinya, dan mereka tidak paham kenapa.

Saat mereka mulai melihat ranking dengan tiga metrik, gambarannya berubah. Konten yang selama ini juara views ternyata saves dan share-nya biasa saja, orang menonton lalu lupa. Sementara satu konten resep yang views-nya cuma posisi kelima ternyata punya saves tertinggi sejauh ini, jauh meninggalkan yang lain. Konten resep itulah yang sebenarnya paling berharga buat audiens mereka, dan selama ini terabaikan karena ranking pincang. Begitu mereka menirunya, hasilnya konsisten. Melihat beberapa metrik sekaligus mengungkap juara yang ranking satu metrik sembunyikan.

Coba Sekarang

Buat ranking kontenmu bulan ini dengan dua kolom, bukan satu. Kolom pertama urutkan dari views, kolom kedua urutkan dari saves atau share. Lihat konten mana yang muncul di atas pada kedua kolom. Itu kandidat juara sejatimu, dan itu yang paling layak kamu bedah polanya di tahap berikutnya.

Takeaway

  • Ranking berdasarkan satu metrik gampang dibuat tapi sering menyembunyikan konten paling berharga.
  • Lihat dua atau tiga metrik sekaligus, misalnya views ditambah saves atau share.
  • Konten yang menang di beberapa metrik sekaligus adalah yang paling layak dipelajari polanya.