Community Hub
Cari konten…
⌘K
Menu
Home
Kumpulan Prompt Fundamental
Riset
Kumpulan Prompt
Prompt Riset
24 prompt — klik salah satu untuk membuka isinya, lalu salin.
1
Rumuskan Pertanyaan Riset Sebelum Mulai Scroll
Perumusan / Persiapan
Riset sosmed bukan scroll dan lihat-lihat — intinya punya pertanyaan dulu, baru cari jawaban.
2
Naikkan Temuan dari Data ke Insight
Analisis / Pengolahan
Ada tiga tangga dari angka mentah ke keputusan: data (fakta mentah), informasi (data yang sudah ditata), dan insight (pemahaman yang mengubah tindakan).
3
Tes "So What?" untuk Temuan Riset
Analisis / Penggalian
"Terus kenapa?" adalah tes paling murah dan ampuh untuk mengecek apakah temuan risetmu sudah cukup dalam.
4
Bongkar Kata Generik Jadi Temuan Spesifik
Analisis / Penajaman
Kata seperti "bagus", "menarik", "engaging" terdengar seperti kesimpulan, padahal menyembunyikan bahwa kamu belum mengerti kenapa.
5
Tetapkan Objektif Riset Sebelum Buka Aplikasi
Perumusan / Persiapan
Objektif riset adalah rem dan kompas sekaligus: tanpa itu kamu nyasar di lautan konten orang, scroll berjam-jam, lalu lupa tadi cari apa.
6
Baca Komentar untuk Tahu Kebutuhan Audiens
Analisis / Pengolahan data
Kolom komentar adalah riset pasar gratis — asal kamu tahu cara membacanya, bukan cuma menggulirnya.
7
Temukan Pola dari Kumpulan Komentar
Analisis / Pengolahan data
Satu komentar itu anekdot; sepuluh komentar serupa itu pola — dan pola yang membuat temuanmu bisa dipercaya.
8
Kumpulkan Bahasa Audiens (Verbatim) Jadi Bank Frasa
Analisis / Artefak
Saat kamu merangkum komentar pakai bahasamu sendiri, kamu diam-diam membuang bagian paling berharganya: kata asli audiens.
9
Pilah Komentar: Keluhan, Keinginan, Pujian
Analisis / Pengolahan data
Tiga jenis komentar membawa tiga jenis sinyal yang menyuruhmu melakukan hal berbeda.
10
Susun Pertanyaan untuk "Ngintip" Kompetitor
Perumusan / Persiapan
Mem-follow kompetitor belum riset kompetitor — riset baru mulai saat kamu punya pertanyaan spesifik tentang apa yang mereka lakukan.
11
Tentukan Apa yang Diukur dari Konten Kompetitor
Analisis / Kerangka
Jumlah like bukan satu-satunya yang penting saat melihat konten kompetitor — ada sinyal lain yang lebih banyak bicara soal apa yang benar-benar berhasil.
12
Temukan Gap yang Belum Digarap Kompetitor
Analisis / Penemuan peluang
Peluang terbesar sering ada di tempat yang kosong: hal yang ditanyakan audiens tapi belum dijawab siapa pun.
13
Bedah Satu Kreator: Kenapa Kontennya Nyantol
Analisis / Pembedahan
Mempelajari satu kreator yang berhasil bukan soal mengagumi videonya, tapi membongkar kenapa video itu bekerja — jauh di balik tampilannya.
14
Bedakan Kreator "Viral Sekali" vs Konsisten
Analisis / Penilaian
Satu video meledak tidak membuktikan apa-apa — bisa keberuntungan, momen, atau algoritma yang kebetulan berpihak.
15
Riset Kata Kunci Sosmed (Beda dari SEO Google)
Perumusan / Analisis
Orang mencari di sosmed dengan cara berbeda dari mencari di Google — lebih kasual, lebih berbasis bahasa sehari-hari, sering lewat cara mereka menyebut masalah, bukan istilah teknis.
16
Cek Tren Masih Hidup atau Sudah Lewat
Perumusan / Kerangka cek
Ikut tren yang sudah lewat membuat kontenmu terlihat telat — dan sumber telatnya sering bukan ketinggalan info, tapi tidak punya cara cepat memeriksa apakah tren masih naik atau sudah turun.
17
Bedakan Tren Beneran vs Hype Sesaat
Analisis / Penilaian
Sebagian tren cuma kembang api sehari; sebagian lain menetap jadi kebiasaan baru — dan keduanya minta respons yang berbeda.
18
Jaga Date Integrity: Pastikan Temuan Bukan Info Basi
Kebiasaan / Verifikasi
Konten yang muncul di urutan atas pencarian belum tentu yang paling baru — kebiasaan kecil mengecek tanggal menyelamatkanmu dari mengambil keputusan berdasar info basi.
19
Rancang Sistem Simpan Temuan Riset
Perumusan / Artefak
Temuan riset yang tidak dicatat hilang dalam hitungan hari — dan tanpa sistem penyimpanan, kerja risetmu menguap alih-alih menumpuk dari hari ke hari.
20
Bikin Benchmark Sendiri Saat Tak Ada Pembanding
Analisis / Perumusan
"Bagus" dan "jelek" tidak ada artinya tanpa pembanding — sebuah konten dengan 500 view itu bagus atau jelek sepenuhnya tergantung pada apa kamu membandingkannya.
21
Latih Mata Riset: Satu Observasi Sehari
Kebiasaan / Latihan
Kemampuan riset itu otot yang dilatih, bukan bakat yang turun begitu saja — dan latihan kecil tiap hari membangunnya lebih cepat daripada sesi besar sesekali.
22
Rangkai Temuan Jadi Brief Riset yang Bisa Ditindaklanjuti
Sintesis / Artefak
Riset baru berguna kalau temuan-temuannya yang berserakan — dari komentar, kompetitor, kreator, tren — dirangkai jadi satu gambaran yang mengarah ke keputusan.
23
Audit Kualitas Proses Risetmu Sendiri
Diagnosis / Sintesis
Riset yang buruk sering tidak terasa buruk dari dalam — kita merasa sudah "riset" padahal cuma scroll, berhenti di data tanpa naik ke insight, atau menyimpulkan dari anekdot.
24
Rancang Alur Riset Lengkap dari Objektif ke Keputusan
Sintesis / Artefak
Prompt-prompt riset lain membantu satu langkah; prompt ini merangkai seluruh perjalanan jadi satu alur: dari menetapkan objektif, memilih sumber yang tepat, mengumpulkan dengan benar, mengolah ke insight, sampai keputusan.